Kamis, 23 Desember 2010

Resensi Buku

KAWASAN DAN WAWASAN STUDI ISLAM

Buku ini berisi segala aspek mengenai Islam yang dibahas bab per bab secara terperinci dan jelas. Isi dari buku ini pada bab awal berbicara mengenai Studi Islam, menjelaskan berbagai pengertian mengenai studi Islam, urgensi, tujuan hingga kedudukan dan kawasan studi Islam. Hingga pada bab akhir dari buku ini membahas mengenai studi persaudaraan atau ukhuwah dalam Islam, apa makna ukhuwah, bentuk-bentuk ukhuwah hingga prinsip-prinsip ukhuwah dalam Islam dibahas secara lengkap di dalam buku ini. Berikut adalah pembahasan mengenai bab per bab yang terdapat di dalam buku “Kawasan dan Wawasan Studi Islam”.
1.      Bab I : Dasar-Dasar Pemahaman Studi Islam
Buku ini menjelaskan apa itu studi Islam? Dijelaskan dalam buku ini bahwa studi Islam adalah usaha untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan agama Islam. Dengan perkataan lain “usaha sadar dan sistematik untuk mengetahui dan memahami serta membahas secara mendalam tentang seluk beluk atau hal-hal yang berhubungan dengan agama Islam, baik berhubungan dengan ajaran, sejarah maupun praktik-praktik pelaksanaannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, sepanjang sejarahnya”. ( Muhaimin, dkk. 2005 : 1)
Bisa dilihat dari pengertian awalnya, bahwa buku ini menjelaskan segala aspek yang berhubungan dengan Islam mulai dari sejarah awalnya hingga pelaksanaan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari Islam. Semua hal yang berhubungan dengan Islam dibahas di dalam buku ini. Bisa jadi, buku ini merupakan pegangan yang pas bagi setiap umat Islam yang ingin mengetahui bagaimana Islam dan aspek-aspek yang terdapat di dalamnya.
Selain itu, buku ini juga memebahas mengenai urgensi dan tujuan dari studi Islam. Juga membahas pendekatan dan metode yang dilakukan  dalam mempelajari studi Islam secara nyata. Kedudukan dan kawasan studi Islam sebagai mata kuliah para mahasiswa pun dibahas di dalam buku ini. Sehingga buku ini tepat sekali dijadikan pegangan mahasiswa untuk mata kuliah Metodologi Studi Islam.

2.      Bab II : Studi Agama
Berbagai fenomena agama dalam kehidupan manusia yang sedari dulu hingga masa kini dicari titik temu yang pas dari pengertian yang pas mengenai apa itu agama? Apa dan siapa yang yang memiliki kekuatan gaib hingga bisa menjadikan alam semesta seperti ini dan dirasakan sebagai sumber kehidupan. Fenomena mengenai agama memang menjadi polemik pada masa kini. Tertutama di Indonesia. Banyak sekali agama-agama yang mengaku Islam akan tetapi urgensi dan pelaksanaannya melenceng dari Islam itu sendiri. Untuk mengetahui mengenai melencengnya agama buku ini membahas pengertian dari agama itu tersendiri yang merupakan fitrah bagi setiap manusia. Agama juga ada yang terbentuk dari kegiatan-kegiatan atau budaya manusia sehingga dinamakan agama budaya. Selain itu agama yang benar-benar diturunkan Allah kepada para rasulnya atau agama samawi dibahas oleh penulis dalam buku ini.
3.      Bab III : Islam; Penamaan, Karakteristik Ajarannya
Penamaan Islam dan Implikasinya dalam kehidupan manusia memiliki pengaruh yang sangat besar bagi umat Islam dalam kehidupannya. Karena nama merupakan do’a, Islam sendiri memiliki makna yang sangat mendalam bagi para pengikutnya. Pada bab ini penamaan Islam dibahas melalui sejarahnya dan berbagai dalil Al-Qur’an. Selain itu pada bab ini juga dibahas mengenai Universalitas, otentisitas dan dinamika ajaran Islam.
4.      Bab IV : Studi Qur’an
Al-Qur’an merupakan kitab umat Islam yang dijaga kemurniannya hingga sekarang dan hingga hari kiamat nanti. Untuk itulah studi mengenai Al-Qur’an sangat diperlukan. Karena, di dalam Al-Qur’an berisi berbagai ajaran mengenai Islam dan segala ilmu pengetahuan yang meliput segala aspek kehidupan. Dalam menafsirkan Al-Qur’an diperlukan meodologi penafsiran Al-Qur’an. Jadi para mufasir tidak sembarangan dalam menafsirkan Al-Qur’an karena ada caranya tersendiri. Dalam buku inilah dijelaskan bagaimana netode yang digunakan dalam menafsirkan Al-Qur’an, pengertian al-Quran, isi dan pesan-pesan Al-Quran, fungsi Al-Quran, dan bukti-bukti otentisitas Al-Qur’an.


5.      Bab V : Studi Hadits
Ketika Nabi Muhammad masih hidup hadits-hadits nabi memang belum diperhatikan, baru setelah nabi wafat hadits-hadits nabi dikumpulkan agar tidak hilang dan tercampur dengan Al-Qur’an. Studi mengenai hadits memang baru berkembang 200 tahun setelah nabi wafat atau setelah adanya para pemikir atau ahli hadits seperti Imam Bukhari, Imam Muslim dan lain-lain. Banyak sekali istilah-istilah yang digunakan dalam hadits. Untuk itulah diperlukan studi hadits yang mendalam. Karena selain banyaknya istilah dalam hadits yang perlu dipahami secara mendalam, fungsi hadits, kedudukan hadits dalam syariat Islam, serta metodologi dalam mempelajari hadits sangat diperlukan. Dalam bab buku inilah segala hal mengenai studi hadist ditulis oleh penulis secara gamblang dan mudah dipelajari.
6.      Bab VI : Ijtihad Dan Dinamika Pemikiran Dalam Islam
Ijtihad sangat diperlukan dalam menentukan syari’at yang benar yang tidak terdapat di dalam Al-Qur’an maupun Al-Hadits. Untuk itulah mempelajari ijtihad juga sangat diperlukan dalam menentukan kebenaran syariat. Pebnulis buku ini menjelaskan berbagai hal mengenai ijtihad seperti : pengertian ijtihad, urgensi dan kedudukan ijtihad, syarat-syarat mujtahid, wilayah ijtihad, sebab-sebab yang menimbulkan perbedaan hasil ijtihad. Segala hal mengenai ijtihad tertulis secara akurat dan terperinci. Sehingga, ketika kita ingin mengetahui berbagai hal mengenai ijtihad kita bisa membaca dan mempelajarinya melalui buku ini.
7.      Bab VII : Dimensi Sejarah Islam
Islam juga memiliki sejarah dan perkembangannya sendiri. Bagaimana Islam bisa maju dan berkembang hingga saat ini memiliki sejarah yang panjang. Dalam hal ini perlu adanya suatu pembelajaran mengenai sejarah Islam agar bisa diketahui oleh orang-orang Islam maupun non Islam yang ingin mengetahui bagaimana sejarah Islam dari dulu hingga masa kini. Untuk itulah, dalam buku ini dijelaskan berbagai macam makna sejarah, periodesari sejarah Islam, beberapa peristiwa penting yang terjadi pada masing-masing periode sejarah Islam, masalah kepemimpinan umat setelah Nabi Muhammad SAW wafat dan berbagai sejarah Islam lainnya.
8.      Bab VIII : Studi Aqidah Dan Akhlak
Akhlak Islami merupakan akhlak yang paling tinggi kedudukannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena akhlak Islami jauh dari segala hal negatif dan segala hal buruk. Akidah dan akhlak juga dipelajari dalam Islam, karena Islam merupakan agama rahmatan lil’alamin. Umat Islam juga dituntut memiliki akhlak yangb baik untuk itulah perlu adanya pembelajaran mengenai akhlak. Dalam berislam akidah juga diperlukan. Akidah merupakan kekuatan iman kita kepada Allah. Untuk meningkatkan iman kita maka mempelajari akidah merupakan sesuatu yang sangat urgen. Dalam hal ini, buku ini berperan penting dalam memperbaiki akidah dan akhlak umat Islamkarena buku ini mengajari bagaimana metode pencapaian akidah dan akhlak beserta prinsip-prinsipnya.
  1. Bab XI : Studi tentang Ibadah dan Syariah
Syariah berarti jalan yang lurus, sedangkan ibadah adalah perasaan tunduk, mengabdikan diri, merendahkan diri. Jadi bisa diartikan bahwa ibadah syariah adalah ketundukan atau kepasrahan dalam mengikuti jalan yang lurus. Dalam Islam ada berbagai ibadah yang harus dilakukan sebagai umat Islam yang terangkum dalam rukun Islam yang lima. Ibadah-ibadah ini merupakan cara atau jalan yang harus dilakukan umat Islam dalam menemukan kebenaran. Ibadah dan syariat juga wajib dipelajari oleh umat Islam. Untuk itulah buku ini menjelaskan mengenai bagaimana beribadah dan bersyariat yang benar. Dalam sub bab buku ini menjelaskan mengenai pengertian ibadah dan syariat, bentuk-bentuk ibadah dan syariat yang benar yang harus dilakukan umat Islam, prinsip-prinsip ibadah syariat dan ibadah dalam Islam, asas-asas syariah dan ibadah dalam Islam, tujuan syariah dan ibadah, ciri khas dan watak ibadah syariah dalam Islam, dan keunikan syariah dalam Islam. Semua sub bab ini menjelaskan betapa pentingnya beribadah syariah dalam Islam.
  1. Bab X : Studi Filsafat dalam Islam
Berfilsafat adalah bagaimana berpikir secara filosofi atau bijaksana. Islam juga mengajak kaumnya untuk berpikir dengan bijaksana. Oleh karenanya studi mengenai filsafat juga dipelajari dalam Islam. Karena filsafat juga bagian dari Islam. Banyak pemikir-pemikir islam yang merupakan ahli filsafat dan dijadikan rujukan ilmu pengetahuan oleh bangsa-bangsa barat. Dalam buku ini sub babnya berbicara mengenai pengertian filsafat dan cabang-cabangnya, ajaran Islam yang mendorong untuk berfilsafat, perbandingan ilmu, filsafat dan agama, sejarah masuknya filsafat perbandingan ilmu, filsafat dan agama, sejarah masuknya filsafat Yunani ke dunia Islam, dan mengenal berbagai tokoh-tokoh filosof muslim.
  1. Bab XI : Studi Kebudayaan dalam Islam
Sutan Taqdir Ali Syahbana berpendapat bahwa kebudayaan adalah “manifestasi dari cara berpikir”. Budaya dan kebudayaan merupakan hasil dari cara berpikir manusia. Jadi bisa dikatakan cara berpikir manusia sendiri dapat dijadikan sebagai kebudayaan. Dalam Islam kebudayaan pun dipelajari. Karena dalam Islam pun terdapat budaya dan kebudayaan Islam yang terlahir dari ajaran-ajaran Islam dan Bangsa Arab karena Nabi Muhammad sendiri terlahir di daratan Arab dan Islam pun berkembang di dataran Bangsa Arab . Kebudayaan Islam pun memiliki ciri-ciri tersendiri. Dalam buku ini ditulis bagaimana ciri-ciri dari kebudayaan Islam yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri dan jauh berbeda dengan kebudayaan Bangsa Barat yang bebas, Islam memiliki aturan tersendiri.
  1. Bab XII : Studi Persaudaraan (Ukhuwah) Dalam Islam
Setiap umat Islam yang satu dengan umat Islam yang lainnya itu bersaudara. Dalam hal ini persaudaraan dalam Islam sangat penting untuk membangun Islam yang lebih besar lagi. Dalam Islam tidak ada yang namanya perbedaan setiap umat Islam yang satu dengan umat Islam yang lainnya adalah sama, tidak perduli kedudukan, ras, kekayaan, dan lainnya yang berbeda hanya keimanan dan ketakwaan seseorang di hadapan Allah. Ukhuwah atau persaudaraan memiliki makna, bentuk dan prinsip yang terangkum jelas dalam ajaran Islam dan terdapat auat tertulis di dalam buku ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar